Blogger

Senin, 01 Juli 2013

Menampilkan 2 Table pada SQL

Perintah!
·         Buat 2 table yaitu table karyawan (nik, nama, alamat, jabatan) dan table gaji (nik, gaji, tunjangan).
·         Tampilkan nik, gaji dan total gaji dalam 1 table
·          
Masuk kedalam program dan create table untuk membuat table

Buat table yang ke-dua yaitu table gaji

Tampilkan nik, gaji dan total gaji dalam 1 table. Untuk mencari total gaji caranya = gaji*12 (bulan dalam 1tahun), seperti dibawah ini:


Membuat Table pada SQL


Membuat table pada sql memerlukan beberapa perintah, dan disini saya hanya menggunakan beberapa perintah yang ada pada SQL.
Perintah membuat database :

Create database namadatabase; kemudian enter
Contoh : create kuliah;

Perintah membuat table :
Create table namatabel (namafield1 type(length),namafield2 type(length),primary key(namafield1));

Contoh : create table mahasiswa(npm char(9), nama_mahasiswa varchar(20),umur int(2),alamat text, primary key(npm));

Perintah menginput satu data pada table langsung untuk semua field :
Insert into namatabel values(‘data1’,’dataA’);

Contoh : insert into mahasiswa values(‘G1A008023’,’Wiwid KZ’,’20’,’Bengkulu’);

Perintah melihat isi table keseluruhan :
Select * from namatabel;

Contoh : select * from mahasiswa;

Perintah menghapus baris yang diinginkan:

Delete from namatabel where namafield_key=’data’;

Contoh : delete from mahasiswa where npm=’G1A008023’;


Perintah mengubah isi dari field yang diinginkan :

Update namatabel set namafield=’data_baru’ where namafield_key=’data_baru’;

Contoh : update mahasiswa set name_student=’S
anity Afsyawida KZ’ where npm=’A1F006010’;

procedure PL/SQL (Bilangan Genap)




Sama seperti program yang lainnya, Kita deklarasikan program tersebut. Setelah itu kita membuat tulisan untuk memasukan angka nya. Memberi judul program yaitu luas. Hasil dan a di beri number  5 dan 2. Dan yang membadakan program ke dua adalah, kita ingin mengetahui hasil kita bilangan genap.

procedure PL/SQL (Luas Lingkaran)




Seperti biasa untuk memulai program, kita deklarasikan terlebih dahulu. Setelah itu kita membuat tulisan untuk memasukan angka nya. Memberi judul program yaitu luas. Hasil dan a di beri number  5 dan 2. Dan masukkan rumus lingkaran. Cetak hasil luas lingkaran tersebut.

Winbrello



   Situasi : perpanjang pajak kendaraan di samsat
Logika :
1.     Pemilik datang ke samsat lalu melakukan cek fisik ke petugas cek fisik
2.     Setelah selesai melakukan ccek fisik, pemilik di kasih berkasi fisik kendaraan nya.
3.     Pemilik mendatangi loket untuk memberikan hasil berkas fisik kendaraan nya.
4.     Lalu petugas loket memproses hasil berkas, dan setelah itu petugas loket memberikan kwitansi pembayaran pajak kendaraan si pemilik
5.     Pemilik mendatangi kasir untuk membayar pajak kendaraan nya.

6.     Setelah pembayaran selesai, pegawai memberikan stnk baru.
 

Mengatasi masalah Disk boot failure

saat saya dan teman saya bertugas memperbaiki komputer, sebetulnya hal ini tidak biasa saya lakukan, tugas yg akan saya kerjakan adalah komputer yang dibawakan ke saya untuk diperbaiki semuanya mengalami gejala yang sama yaitu tidak bisa Booting dengan pesan Disk Boot Failure, Insert System Disk and Press Enter.
Jika diamati dengan baik, masalah yang sering muncul pada software ternyata ada 3 kelompok besar.
1.     Proses POST (Power on Self Test) tidak jalan sempurna, sehingga tidak bisa masuk ke proses operating system.
2.     Proses no 1 diatas baik tetapi boot operating system tidak sempurna sehingga kita tidak bisa sampai ke desktop.
3.     Proses 1 dan 2 sempurna hingga ke desktop, tetapi ada sebagian program berjalan tidak sempurna atau tidak bisa jalan sama sekali.
Boot System
Boot system adalah suatu fasilitas yang dibuat pada saat instalasi partisi harddisk dan digunakan untuk proses loading pertama kali pada suatu sistem operasi, misalnya Windows. Boot system disimpan di cluster pertama atau sering disebut master boot record. Kita bisa membuat boot system selain pada harddisk dengan menggunakan sebuah disket 3½ inci HD. Kita juga bisa membuat disk boot menggunakan CD dengan menggunakan software  Namun, kita tetap membutuhkan disket start up untuk memasukkan sistemnya ke CD.
Proses POST (Power On Self Test)
1.     Ketika tombol power pada komputer (CPU) ditekan maka proses POST segera dimulai.
2.     Jika semua level tegangan sudah dalam kondisi yang semestinya, power suplai mengirim sinyal power good. Waktu normal yang dibutuhkan dari power on sampai muncul poivergooc/antara 0,1-0,5 detik.
3.     Sebuah chip timer yang menerima sinyal power good akan mengirimkan sinyal reset kepada mikroprosesor (CPU).
4.     CPU akan menjalankan program BIOS yang tersimpan di dalam ROM. BIOS akan melakukan pemeriksaan kondisi memori dan semua peralatan yang dihubungkan ke komputer. BIOS juga akan memeriksa drive A.
5.     Jika di dalamnya terdapat disket yang berisi DOS, BIOS akan menjalankan program DOS tersebut.
6.     Program yang bertugas membaca program DOS dari disket dan menyimpannya ke dalam RAM adalah BOOTSTRAP LOADER. Istilah BOOTSTRAP LOADER diambil dari ungkapan to pull one self up the bootstrap. Program ini biasanya disimpan di dalam ROM. Program ini akan mendapatkan kontrol begitu komputer dinyalakan. Program akan mengambil sistem operasi dari disk ke memori hingga bank switch ROM-nya sampai off lagi. Dengan demikian. kontrol dari sistem akan dialihkan ke sistem operasi.
7.     Jika komputer sudah berjalan, program BOOTSTRAP LOADER ini dapat diaktifkan kembali dengan menekan reset. Jika tidak terdapat disket di dalam drive A. Komputer akan beralih memeriksa harddisk yang terpasang di komputer. DOS akan dibaca dari harddisk.
8.     Jika pada drive A tidak terdapat disket dan tidak ada harddisk yang terpasang, BIOS akan menampilkan pesan Insert Disk Operating System. Komputer akan mengidentifikasi sistem I/O dengan mengaktifkan BOOTSTRAP LOADER. Jika status I/O dalam keadan normal, proses akan dilanjutkan dengan melacak modul transiet yaitu file IO.SYS, MSDOS.SYS dan COMMAND.COM.
9.     Jika identifikasi ini berjalan normal, modul transiet akan menempati area di internal memori (RAM). File IO.SYS dan MSDOS.SYS sifatnya hidden (tidak terlihat pada direktori disket). IO.SYS, MSDOS.SYS dan COMMAND.COM bisa disebut sebagai file boot. Jika salah satu file ini tidak ada, komputer tidak bisa dioperasikan.
10.  Jika tidak ditemukan file IO.SYS dan MSDOS.SYS, pesan yang akan ditampilkan di layar adalah Non-System Disk or Disk Error, Replace and Strike Any Key when Ready. Bisa juga muncul pesan Disk Boot Failure, Insert System Disk and Press Enter.
11.  Jika proses no 10 di atas berjalan normal maka komputer akan segara memasuki jendela selamat datang dari Operating System.
Terkadang terdapat kesalahan kecil membuat kita bingung dan putus asa, ada beberapa solusi jika menemukan keadaan seperti ini:
1. Periksa kabel HDD kemungkinan ada yang kendor atau lepas jika perlu copot dan pasang kembali.
2. Periksa tegangan Power supply.
3. Masuk ke BIOS dan periksa apakah HDD nya terdetek? jika iya maka kemungkinan terjadi Bad sector.
4. Jika semua yang disebut di atas sudah ok namun problem anda belum juga solved ada kemungkinan anda install ulang OS. Dari 4 komputer yang saya tangani hampir bersamaan terdapat satu komputer yang masuk kategori ini dan lebih parah dari ini HDD ini selalu gagal ketika di Format dan gagal juga di install ulang OS nya. Dan jika anda menghadapi problem seperti ini jangan putus asa tapi lepas HDD dan pasang di komputer lain.
5. Format HDD ini dari komputer lain dengan menggunakan software Low Level Formatwaktu yang anda butuhkan untuk menggunakan software ini memang relative lama tergantung kapasitas HDD anda. biasanya antara 3 sampai 6 jam.
6. Jika sudah pasang kembali HDD anda dan install.
NB: - periksa kabel ATA komputer anda
     - jumper kabel yg menyambung ke harddisk
       seperti anda clone

sumber : http://ruangan-it.blogspot.com/2013/03/mengatasi-masalah-disk-boot-failure.html

Perbedaan ExecuteNonQuery, ExecuteReader dan ExecuteScalar

Perbedaan ExecuteNonQuery, ExecuteReader dan ExecuteScalar Command VBNET
Mungkin sebaiknya anda baca dulu postingan saya yang ini : 1 dan 2. OK saya lanjutkan dan saya akan jelaskan beserta contohnya :

1.ExecuteNonQuery
Adalah perintah untuk mengeksekusi script SQL : DDL (Data Definition Language) dan/atau CRUD (Create Update Delete). jadi perintah SELECT (query) tidak dapat dilakukan oleh ExecuteNonQuery. Contoh :

   Dim cmd As New SqlClient.SqlCommand
   cmd.CommandText = "INSERT INTO DJIESOFT..." 
   atau cmd.CommandText = "CREATE DATABASE DJIESOFT..." 
   atau cmd.CommandText = "DELETE FROM DJIESOFT ..."
   cmd.ExecuteNonQuery()

Output dari ExecuteNonQuery adalah Integer, yaitu berapa banyak row/data yang ter-execute. Contohnya cukup tambahkan sintak ini (kelanjutan dari contoh diatas) :
Dim data_terhapus As Integer = cmd.ExecuteNonQuery()
atau
Dim data_teredit As Integer = cmd.ExecuteNonQuery()
MsgBox ("Data yang ter-Update : " + data_teredit.ToString)

2.ExecuteReader
Adalah kebalikan dari ExecuteNonQuery, yaitu hanya perintah SELECT (Query) saja yang dapat dilakukan. Output dari ExecuteReader adalah DataReader, jadi hasil perintah SELECT itu datanya akan disimpan ke variable DataReader yang sebelumnya kita deklarasikan. Contoh :
  
   Dim cmd As New SqlClient.SqlCommand
    cmd.CommandText = "SELECT * FROM DJIESOFT ..."
    Dim myReader As SqlClient.SqlDataReader = cmd.ExecuteReader
   
3.ExecuteScalar
Adalah dapat dikatakan mirip dengan ExecuteReader yaitu hanya perintah SELECT (Query) saja yang dapat dilakukan. Tetapi bedanya adalah outputnya adalah object, dimana ExecuteScalar hanya akan menghasilkan data pada kolom pertama dan baris pertama (first column & row). contoh :
saya mempunyai data :
KODE    NAMA    ALAMAT
66        djie    bandung
77        soft    jakarta

    Dim cmd As New SqlClient.SqlCommand
    cmd.CommandText = "SELECT KODE, NAMA, ALAMAT FROM DJIESOFT ..."
    Dim hasil As String = cmd.ExecuteScalar

maka outputnya adalah : hasil = 66 (ingat hanya kolom pertama dan baris pertama yang akan dihasilkan)
jadi perintah ExecuteScalar ini cocok untuk mengambil data pada kasus :
1.mencari nourut : "SELECT TOP 1 NOURUT FROM DJIESOFT ORDER BYNOURUT DESC"
2.mencari data yang sama (cek duplikat) : "SELECT 'ADA NIH' FROM DJIESOFT WHERE NAMA='DJIE'"
3.dan lain lain

Sumber : http://djiesoft.blogspot.com/2013/04/perbedaan-executenonquery-executereader.html